RSS

Sahabatku, Jangan Marah! laa taghdob! (Sebuah Nasehat Agar Selalu Bisa Menjaga Diri Dari Amarah)

08 Jan


images (31)
Bismillaah….

Marah, sepertinya hal yang sering kita lakukan, entah itu kepada orang yang tidak kita suka, kepada temen, saudara, pasangan hidup kita atau mungkin kepada anak kita. Apalagi di saat kita pulang kerja, badan capek, letih, di rumah ada masalah, kayaknya pengennya marah-marah.

Coba kita latih untuk meredam emosi kita. Soalnya sebagai orang beriman ada beberapa dalil yang perlu kita perhatikan, di dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits banyak yang memerintahkan kita untuk menahan marah.

“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran – 134)

jangan-marah (1)

Banyak Hikmah Yang Kita Dapat Dari Menahan Emosi Kita.

1. Mungkin ada hikmah dari yang membuat kita emosi. 

Di dalam surat Al-Baqarah ayat 216 diterangkan,

“Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia sangat baik untukmu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kalian tidak mengetahui.”

 Dari ayat ini kita bisa ambil hikmah dari sesuatu yang membuat kita emosi bukan berarti buruk untuk kita, mungkin sesuatu yang baik untuk kita, jadi jangan marah dulu, renungkan masalah yang sedang menimpa kita. Atau malah marah kita hanya untuk menutupi kekurangan kita.

2. Tidak ada penghalang antara do’a kita dan Allah.

Nah, kalau yang membuat emosi kita itu sifatnya penganiayaan pada diri kita, kita juga tidak perlu emosi, karena dengan bersabar terhadap penganiayaan itu, adalah sesuatu yang sangat hebat, yaitu doa orang yang dianiaya wajib dikabulkan oleh Allah Subhanahuwa ta’ala.

“Takutlah kamu pada do’anya orang yang dianiaya, maka sesungguhnya do’anya orang yang dianiaya tidak ada penghalang antara do’a dan Allah.” (HR. Tirmidzi)

3. Akan menjadi orang terkuat.

Di dalam hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

“Orang yang kuat bukanlah orang yang hebat dalam bertengkar, sesungguhnya orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan emosi ketika harus marah.” (HR. Bukhari)

Bukti orang yang emosi lemah dibuktikan oleh Muhammad Ali dengan julukan si mulut besar, setiap akan melakukan pertandingan dia selalu melakukan psi-war ke lawan mainnya, tujuannya supaya lawannya terpancing emosinya saat bertanding, jika emosinya sudah terpancing mainnya tidak bisa konsentrasi jadilah Muhammad Ali sebagai pemenang dalam pertandingan itu. (Hehehe…)

 

Imbalan Yang Akan Diterima Disisi Allah :

1. Allah akan memasukkan kedalam Surga.

Dalam surat Ali Imran 133-134 Allah Swt berfirman,

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”

2. Menjadi pemimpin ahli Surga.

“Barangsiapa yang dapat menahan marah ketika dia harus marah maka Allah akan memanggilnya bersama para pemimpin mahluk sehingga dia disuruh memilih bidadari yang dia mau.” (HR. Tirmidzi)

 

Cara Mencegah Marah :

1. Berwudhu.

“Sesungguhnya marah-marah dari Setan, dan sesungguhnya setan diciptakan dari api, dan sesungguhnya api dimatikan dengan air. Maka ketika salah satu kalian marah-marah maka hendaklah berwudhu.” (HR. Abu Dawud)

2. Rubah posisi.

“Ketika salah satu kalian marah dalam keadaan berdiri maka hendaklah duduk, maka hilang marah-marahnya. Dan jika tidak hilang maka hendaklah berbaring.” (HR. Abu dawud)

3. Redam ego.

Orang marah biasanya karena egonya naik, cobalah untuk merendahkan ego serendah-rendahnya, insya Allah emosi kita bisa terkendali.

Semoga nasehat-nasehat dari kalamullah dan hadist-hadist Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam menjadi penyejuk hati bagi yang ingin marah, dan bagi yang sedang marah, bersabarlah, karena sabar itu separuh dari Iman. Karena sabar akan senantiasa menjadikanmu mulia disisi Robbul Izzati, Allah jalla wa’ala. Semoga bermanfaat!

 

Wallahu a’lam bish showab,..
Barakallohu fiikum

wassalam
Asiyah ummu asy syifa

 

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Masyarakat Komuter Indonesia

Passagier aller länder, vereinigt euch (bersatulah penumpang seluruh negeri)

Asnitha, Am.Keb

About pregnancy

Para Ulama Ahlul Hadits

Biografi Ahlul Hadits, Para Sahabat, Tabi'in dan Tabiut Tabi'in beserta Keluarga Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم

Tauhid Yang Pertama, Ilmu, Amal dan Dakwah

Berdakwah kepada tauhid dan memperingatkan umat dari bahaya perbuatan syirik

Asiyah ummu Asy Syifa

Berilmu Sebelum Beramal

As-Salafiyyah Bone

Hidup Mulia diatas Sunnah

Kajian Sunnah 2

Berbagi Faidah Ilmiah Kajian Ahlus Sunnah

MENEGUK ILMU DARI ULAMA YAMAN

Just another WordPress.com weblog

Blog Ahlus Sunnah

Blognya Abu Zaid

Problema Muslim

Menjawab Problema Kaum Muslimin

Nikah Muda Yuk...

Mencari ridha Allah dengan segera menikah

Beranda Ummu Aisyah

Ruang untuk Berbagi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: